Beranda > Artikel > Masjid Anti Pancasila di Madura

Masjid Anti Pancasila di Madura

Di sebuah desa bernama Sopeng, Sumenep, Madura terdapa seorang kyai yang cukup terkenal bernama Kyai Ahmad Munib. Yang membuatnya dikenal salah satunya adalah kegigihannya menentang Pancasila sejak Pancasila tersebut berdiri di Indonesia. Kyai ini sangat tertutup, namun begitu pengikutnya cukup banyak juga didesa Sopeng. Beliau tidak pernah keluar dari komplek rumahnya.

Dalam komplek rumahnya terdapat sebuah masjid yang cukup besar, nama masjid tersebut adalah Masjid Anti Pancasila. Namun masjid ini masjid umum, jadi siapapun diperbolehkan melaksanakan sholat di masjid Anti Pancasila tersebut. Kegiatan pengajian di tempat Kyai Munib ini dilaksanakan didalam rumahnya, jadi tidak dilaksanakan di masjid depan rumahnya. Walaupun masih ada beberapa amalah bid’ah yang dilakukan kyai ini, namun kyai yang sudah berumur 80 an tahun ini menyatakan masih sangat mendukung penegakan Syariat Islam di Indonesia.

Beberapa tetangga beliau yang masih berpartai dan beliau anggap mendukung eksistensi Pancasila maka tidak diperbolehkan sholat di masjid di komplek rumahnya.

Ada kisah menarik yang diceritakan seorang warga yang tinggal di sekitar komplek rumah kyai Ahmad Munib tersebut kepada MuslimDaily. Dahulu, didepan masjid ada sebuah logo bertuliskan “Anti Pancasila Kewajiban Kita Umat Islam”. Kemudian karena Kapolsek sekitar mengetahui mengenai “Logo” tersebut ia marah dan berusaha menutupi logo dari semen tersebut. Namun karena tidak berani secara langsung maka Kapolsek itu menyuruh anak buahnya satu-persatu melempari logo tulisan tersebut dengan semen sampai tertutup penuh. Yang menjadikan cerita ini menarik dan berbau klenik adalah, setelah Kapolsek melakukan penutupan logo tersebut ia jatuh sakit lalu meninggal. Dan para polisi lain didaerah itu menjadi takut macam-macam dengan masjid Anti Pancasila tersebut.

Ada juga beberapa polisi lain yang berusaha menutup logo tulisan itu, namun begitu ketahuan salah satu santri kyai Ahmad Munib, polisi itu langsung diusir paksa.

Kyai ini hampir benar-benar tidak keluar dari komplek rumahnya, sebab ia menganggap orang-orang diluar komplek rumahnya sudah terkontaminasi paham Pancasila. Kyai ini hanya keluar dari rumahnya saat pertengahan bulan Desember 2009 lalu diadakan pengajian di Masjid Pancasila, dan yang menjadi pengisi pengajian adalah ustad Abu Bakar Ba’asyir.Kajian ini dihadiri sekitar 1000 an orang, bahkan Kyai Munib sendiri sampai heran kenapa jamaah pengajian yang datang bisa membludak hingga keluar masjid tersebut. Begitu kajian ustad Abu Bakar Ba’asyir selesai beliau langsung masuk lagi ke dalam rumah dengan dikawal santrinya.

Sebelum pengajian ustad Abu dimulai di masjid Anti Pancasila tersebut dimulai, kyai Ahmad Munib membacakan semacam ikrar atau pernyataan yang kembali menegaskan bahwa ia menolak Pancasila dan fahamnya. Pernyataan yang dibacakan kyai tersebut juga dicetak dalam lembaran kertas yang dibagi-bagikan kepada jamaah pengajian. Isi selebaran tersebut mengenai pengingkaran terhadap hukum-hukum yang dibuat oleh Pancasila. Salah satu isinya menyatakan bahwa Pancasila itu kafir, Pancasila itu sama dengan hukum Fir’aun.

Saat ini Kyai Ahmad Munib tinggal bersama satu istri dan dua anaknya di desa Sopeng, Sumenep, Madura.

[muslimdaily.net]

_______________________________________________________

Baca Juga Tulisan Yang Berkaitan:

_______________________________________________________

Share This Post:

Bookmark and Share

Kategori:Artikel
  1. Perindu surga
    Januari 5, 2010 pukul 4:45 am

    Subhanallah…

  2. lili
    Januari 6, 2010 pukul 1:49 pm

    mending bikin negara di luar indonesia aja bang. menurut ana, sikap ukhwan kagak pantes begitu. syariah islam paling afdol ditegakkan dalam diri dan hati. masalah dunia mau pakek faham ape aje, syariah di dalam diri dan hati akan lebih kokoh berdiri daripade mendirikan negara syariah Islam. abang ni udah faham agama kok sukanya menghujat, memaki dan menjelek-jelekkan orang. mane habluminannas abang?katanye kyai.
    itu bukan Islam bang
    itu Islam sok Islam padahal kagak ade jaminan kalo keIslaman abang bakal bawa abang ke surga. berani jamin kagak? kalo berani, abang lebih kafir lagi ketimbang orang-orang yang abang nilai kafir. kalo kagak, harusnya ada perenungan yang lebih dalem ketimbang benci sana, benci sini, anti ini, anti itu. wassalamualaikum….

    • z4nbh1
      Januari 6, 2010 pukul 3:39 pm

      Loh… kok ngambeknya ke ana? kalo ngambek and protes, sono ke yang ngeluarin kata – kata…. ana cuman mau bantuin nyampein apa yang pantas disampein, apalagi masalah PANCASILA BERHALA, yG sudah jelas kufur menurut Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.

      Bikin negara di luar Indonesia??? justru kalian yang tidak ingin tegaknya Syari’at Islam dibawah naungan Khilafah Islamiyah atau pemerintahan Islam yang mencari tempat untuk membuat negara lain yg bertuhankan patung Berhala… ni Dunia milik Allah, bukan SBY dan elite politik lainnya yang seenaknya mengakui PANCASILA BERHALA sebagai Ideologhi, Umat Islam sudah memiliki Ideologhi tersendiri, yaitu ISLAM, tdk perlu yang lainnya… Jadi, itu PANCASILA BERHALA dibuang saja dan bakar ditempat kotoran SAMPAH… Islam tidak membutuhkan Ideologhi seperti itu. Lebih jelasnya baca saja artikel mengenai “KERACUAN dan KESESATAN PANCASILA”

      Semoga hatinya mendapat pencerahan, Insya Allah, amin…..!!!

    • kYAI HAJI ALI MA'MUN BADAWI BLUTO SUMENEP MADURA
      Januari 20, 2010 pukul 4:27 am

      Begini ya, lili. Islam itu tidak dibenarkan menghujat kepada siapa saja termasuk orang kafir. perlu anda ketahui orang hidup itu harus jelas identitasnya islam atau kafir. umat yang benar benar iman kepada Allah itu tidak boleh percaya kepada apa yang bukan datang dari allah termasuk FALSAFAH PANCASILA. tujuan para ulama menyeru bahwa pancasila itu bathil,sesat itu agar umat islam terbebas dari kesengsaraan dunia dan akherat.ngerti? bukan semata-mata ingin mendirikan negara Islam Indonesia. kalau wilayah dakwah anti pancasila ini cakupannya hanya indonesia itu tidak imbang dengan keagungan hukum syareat Islam. Islam tidak hanya melarang umat islam menyakini pancasila saja, tetapi juga paham paham lain seperti demokrasi,komunisme, demokrasi, sosialis atheis, setanisme dll. Kita wajib membebaskan umat Islamdiseluruh dunia dari paham pahan paham paham itu.Perlu diketahui bahwa orang yang percaya kepada falsafah, aturan selain dari Allah itu bisa dikatakan orang atheis, yaitu oarang yang tidak percaya kapada Allah. maka orang itu layak dihukumi telah murtad dari agama ya. hati hati ya

  3. billist
    Januari 15, 2010 pukul 11:42 am

    uamat islam itu harus tahu bahwa orang diciptakan Allah itu dalam rangka beribadah kapada Nya semata. dalam arti keta’atan hanyalah kepadanya, taat menjalankan hukum-hukumya dimuka bumi. klo antum ngaku hamba Allah mestinya harus nurut pada perintahnya. Mengikutihukum2 Nya. Bukan malah negikuti PANCASILA yang tak jelasa asal usulnya. itu bisa syirik. pangamalnya menjadi musryik. Klo ada kyai yang menghalalkan PANCASILA ITU BERARTI KYAI MUSRYIK jangan diikuti.karena ia sast. jika ada orang tak tahu islam ngomong kaya di atas berarti dia itu orANG JAHIL ALIAS JAHILIYAH. NGERTI. DARI KYAI NU KECAMATAN BLOTO SUMENEP MADURA. kYAI ABD SHOMMAD.

  4. Kyai Muchit Abdurrahman sayuti Guluk-guluk.sumenep madura
    Januari 15, 2010 pukul 12:19 pm

    Pancasila itu adalah AGAMA. JADI ORANG YANG TELAH YAKIN tentang kebenaran pancasila dia berarti lah murtad dari Islam. Jadi Orang Islam itu tidak bolrh setengah-setengah.Percaya islam juga percaya pancasila itu menyebabkan dia musyrik. orang musyrik tidak diampuni dosanyya

  5. Al- Khairiyah
    Januari 18, 2010 pukul 9:40 am

    siapa yg tidak setuju dengan tegaknya syariah islam di bumi, silahkan cari tempat lain yang bukan buminya Allah (kalo ada),ini buminya Allah, yg harus ditaati dan di patuhi adalah “HUKUM ALLAH”

  6. bang bens
    Februari 10, 2010 pukul 8:27 am

    kalo gw yakin syariat islam pemencahan masalah bangsa kita, kita ini di monopoli semuanya dari uang kertas dollar us, oxxon mobil connoco cefu freeport. moral demokrasi hasil jajahan juga, abang yg gak suka syariat terserah lu, gw biar agama gak tau-tau bangat yakin 100% masalah khalifah emang pernah runtuh itu kan akibat dari sipat manusianya bukan sistemnya bro. tolong bedain pemilu dalam demokrasi dan pemilu dalam khilafah? cari tau jawabanya sendiri bang yg gak anti pancasila>

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: