Beranda > Annisa > Ukhti Jadilah Barang Berharga, Jangan Jadi Sampah!!!

Ukhti Jadilah Barang Berharga, Jangan Jadi Sampah!!!

Sejak duduk kelas 2 SMP, aku mulai ingin merasakan namanya cinta dan aku pikir cinta itu dalam bentuk jadian atau punya pacar. Akhirnya ketika temen cowokku nyatain cintanya, tanpa berpikir panjang q terima aja dengan tujuan hanya ingin merasakan yang namanya punya pacar karna saat itu yang namanya pacaran lagi trendy.

Hari demi hari ternyata kehadiran dia makin mengganggu aja, contohnya kalo waktu istirahat aku jadi gak nyaman tinggal di kelas (dia nyamperin ke kelas). Setelah 2 minggu menjalani hubungan, aku dihasut ma temenku katanya gak pantas jadian ma dia. Yawdah tanpa berpikir panjang lagi aku putusin dia. Misiku ngerasain punya pacar udah berhasil, dan nilainya mengganggu!!!

Kelas 3 SMP, aku pun jadian lagi dengan cowok kelas 2 SMA. Alasannya, gak tau juga sih yang jelas aku kasihan aja. Malam minggu dia apel tp bukan ke rumahku, tapi ke rumah teman. Rasanya Makin hari kok makin gak nyaman, sembunyi2 dari orang tua.Aku putusin aja lewat surat…

Suatu hari aku berbincang- bincang dengan guru PPKN, beliau juga punya ilmu psikolog. Tak disangka perbincangan kita walaupun hanya 1 jam,, ternyata bisa membuat diriku mempunyai komitmen… Guruku hanya berpesan “JAGA DIRI, JANGAN JADI SAMPAH YANG BISA DIJUMPAI DIMANA-DIMANA, TAPI JADILAH BARANG BERHARGA YANG SULIT DIJUMPAI ORANG”. Maksudnya kita sebagai wanita harus jaga kehormatan, jangan jadi barang murahan/ gampangan yang bisa dicicipi oleh semua orang. Melihat gaya pacaran jaman sekarang, astagfirulloh… ngeri banget, tak ada namanya pacaran kalo gak jalan berduaan, gak ada pacaran tanpa gak pegangan tangan, ada yang sampe ciuman,sampe kayak suami istri…
Aku aneh ma cewek yang mau aja ngasih kehormatannya, alasannya karna cinta… Syetan memang membuat sesuatu yang dilarang Alloh menjadi terasa indah dan menyenangkan..Padahal itu hanya sesaat…

Sejak perbincanganku itu, aku berkomitmen pada diriku sendiri kalo aku gak bakalan punya pacar dan gak akan pacaran sebelum aku nikah. Sekarang aku udah besar sebagai wanita yang bukan lagi remaja tapi dewasa(20thn), dan belum pernah punya pacar sejak saat itu, dan gak tau yang namanya pacaran…Aku pun tak pernah diapa2in (original, hehe…)

Perjalananku tapi tak semulus yang di bayangkan, kadang sakit hati juga gak punya pacar. Malam minggu temen2 pada malam mingguan, jalan2, dll… Malam minggu ku Cuma dengan TV, kadang buku low ada PR.
Kadang kakakku malah nyuruh aku buat punya pacar, mungkin dia kasihan ma aku karena teman2ku pada punya pacar. Tapi komitmenku kuat. Makin dewasa aku makin tahu apa itu cinta, cinta yang agung adalah cinta pada Alloh. Dan selalu mengharap cintaNya,,, Kini aku bangga dengan komitmenku, dan sampai hari ini aku berhasil untuk istiqomah menjaga kehormatan. Kadang masih ada kendala juga sih, keluargaku tak terlalu memahami hal ini, sehingga mereka kadang ngolokin aku. Tapi aku selalu yakin Alloh akan memberi cinta, pasangan hidup yang terbaik untukku suatu hari nanti… ^_^

Oleh: Wulan Purnamasari.

Share This Post:

Bookmark and Share

Kategori:Annisa
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: