Beranda > Al Islam, Jihad Analysis, Jihad Fi Sabilillah > Refleksi Sekilas Jihad Yaman dan Totalitas Penerapan Syari’at Bagian 1

Refleksi Sekilas Jihad Yaman dan Totalitas Penerapan Syari’at Bagian 1

 وعد الله الذين ءامنوا منكم و عملوا الصالحات ليستخلفنهم في الأرض كما استخلف الذين من قبلهم و لسمكّننَّ لهم دينهم الذي ارتضى لهم و ليبدّلنَّهم من بعد خوفهم أمنا ۚ يعبدونني لا يشركون بي شيئا ۚ  و من كفر بعد ذلك فأولئك هم الفاسقون

“Allah menajanjikan orang-orang beriman dan yang beramal Shalih dari kalian akan Ia jadikan khalifah dimuka bumi sebagaimana Ia menjadikan orang-orang sebelum mereka sebagai khalifah. Dan Ia akan mengokohkan Din mereka yang Ia ridhai. Dan Ia akan menggantikan . mereka menyembah-Ku dan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Dan barangsiapa kafir setelah itu maka mereka itu adalah orang-orang Fasik”(Q.S Al-Nur:55)

Oleh Abu Asybal Usamah

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji hanya bagi Allah ‘Azza wa Jalla. Shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada baginda Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Gemuruh Jihad di Yaman akhir abad 20 dan awal abad 21

Yaman sangat memiliki keterkaitan penting dalam proyek jihad global. Sebelumnya negeri ini menjadi tempat dikobarkannya jihad melawan partai komunis tahun 1994. Mujahidin yang dari Afghanistan pun datang untuk menggelorakan jihad.

Jaisy Aden Abyan, kafilah Jihad Abyen, pada tahun 1998 Jaisy Aden Abyen pun dinyatakan keberadaannya sebagai jama’ah jihad yang dipimpin oleh Amir Syaikh Zainal ‘Abidin Abu Bakr Al-Mihdhar yang dipanggil “Abul Hasan”. Kelompok ini menyatakan dukungannya kepada Al-Rahiil (mendiang) Syaikh Usamah bin Ladin -rahimahullah- setelah serangan yang dilancarkan ke Kamp militer Amerika di Afghanistan. Ini menunjukkan pula bahwa kelompok tersebut masuk dalam peta politik “penaklukan” Jazirah Arab untuk pembebasan Al-Aqsha.

Pada Akhir tahun 2009, Al-Qaeda semenanjuang Arab pun mengumumkan secara terang-terangan keberadaannya di Yaman sebagai kelompok jihad yang melawan salibis amerika dan sekutunya untuk menegakkan syari’at.

Jaisy Aden Abyen kembali didengungkan. Pada Oktober 2010 pun Qasim al-Rimi yang dipanggil Abu Hurairah Al-Shan’ani, salah satu petinggi Al-Qaeda semenanjung Arab (yang dikenal AQAP.red), dalam rekaman video mengumumkan rencana (lebih tepat angan-angan) pembentukan pasukan baru yang diberi nama Jaisy Aden Abyen dengan tujuan membebaskan Yaman dari pasukan salibis Amerika dan sekutunya yang murtad.

…….Ansar Al-Syari’ah memiliki pola yang berbeda disetiap propinsi dalam peta penaklukan. Hal ini disebabkan kondisi masing-masing propinsi yang berbeda yang mendukung sentralisasi power….

Imarah Islam di Yaman

Tujuan dari jihad Al-Qaeda semenanjung Arab adalah menegakkan Imarah Islamiyyah sebagai bentuk supremasi dari Islam yang mengatur kehidupan muslim agar berada dalam lindungan syari’at dan persiapan pasukan untuk pembebasan Al-Aqsha. Untuk itu, mujahidin Yaman menemukan formula pergerakan baru yaitu Anshar Al-Syari’ah yang sekarang lebih terlihat agresif dipermukaan.

Anshar Al-syari’ah memiliki pola yang berbeda disetiap propinsi dalam peta penaklukan. Hal ini disebabkan kondisi masing-masing propinsi yang berbeda yang mendukung sentralisasi kekuasaan. Misal, di propinsi Syabwa. Mujahidin terlebih dahulu menguasai kota Azzan, kota terpenting kedua setelah ibukota Syabwa Ataq, dan memproklamirkan Imarah Islam pada 24 Maret 2011. Kemudian disusul setahun kemudin dengan deklarasi Imarah Syabwa.

…...Memang Imarah yang berada di Yaman berbeda dengan Daulah Islam Irak. Kalau di Irak, terlebih dahulu sudah ada gerakan sporadis jihad dan menguat serta menguasai wilayah-wilayah….

Secara kronologi, Anshar Al-Syari’ah memproklamirkan Imarah pertama di Zanjibar, ibukota propinsi Abyen Mei 2011. Lalu disusul berikutnya Imarah Syabwa Maret 2012. Kemudian selanjutnya akan disusul dengan Imarah Hadramaut, propinsi dari Ibukota Mukalla.

Memang Imarah yang berada di Yaman berbeda dengan Dauilah Islam Irak. Kalau di Irak, terlebih dahulu sudah ada gerakan sporadisJihad dan menguat serta menguasai wilayah-wilayah.

Hingga ketika mujahidin bergabung satu sama lain dengan diwadahi hilful muthoyyabin, maka tegaklah Daulah yang menaungi beberapa propinsi. Sedangkan di Yaman  harus membangun basis dulu kemudian memproklamirkan Imarah di masing-masing propinsi yang ditaklukkan.

Bersambung….

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: