Beranda > Ilmu Teknologhi (IT) > Waspada: Situs Jihad Palsu, ‘Hantu Jebakan’ yang Mudah Dibuat

Waspada: Situs Jihad Palsu, ‘Hantu Jebakan’ yang Mudah Dibuat

Hal-hal yang perlu diketahui seputar situs Jihad yang akjir-akhir ini mulai dipakai alasan polisi untuk menangkap dan menembak mati terduga teror:

01. Banyak yang mengira, situs berkonten Jihad selalu dibuat dan dimiliki oleh pejuang-pejuang Jihad (Mujahidin) untuk tujuan makar. Padahal, siapapun bisa membuat situs semacam itu, hanya dengan modal kecil, bahkan di bawah Rp. 100 ribu/domain/tahun.

02. Banyak situs Jihad, didaftarkan atas nama username yang tidak memiliki alamat maupun person yang bisa dihubungi. Padahal, situs-situs Jihad ini berisi konten-konten ajakan jihad dan diarahkan pada gerakan radikalisme nyata.
03. Pendaftar domain situs jihad, bisa dilakukan dari negara manapun, tetapi isinya bisa dibuat dan dikesankan seolah-olah berkantor di Indonesia. Bahkan, jika kreatif, pengelola situs bisa mencatut nama siapapun untuk dikesankan sebagai pemilik situs jihad. Nama-nama yang ditulis sebagai pemilik situs Jihad belum tentu tahu jika namanya dicantumkan di sana.  Sungguh tragis, apabila nama anda tercantum di sana, sementara nama alamat situs tidak pernah dipromosikan seperti halnya situs lain yang memiliki latar bisnis. Akibatnya, meskipun nama anda tertera di sana, anda pun tidak bakalan tahu. Anda tinggal menunggu nasib, siapa tahu nama anda jadi buruan petugas yang menerima informasi dangkal dari internet.

04. Meskipun sudah diketahui pemilik situs Jihad tidak diketahui, dan rawan disalahgunakan, anehnya pemerintah tidak tertarik untuk membentuk tim guna memproses penutupannya seperti halnya situs porno. Pemerintah terkesan membiarkan dan memelihara situs-situs ini untuk kepentingan tertentu.

05. Menjamurnya situs jihad, bisa disalahgunakan oleh intelijen busuk, untuk menjustifikasi informasi adanya kelompok makar yang merongrong pemerintah yang sah. Informasi intelijen busuk yang kemudian disampaikan kepada pemerintah, bisa menimbulkan fitnah keji dan bisa dipakai untuk dasar menangkap dan mengeksekusi orang yang diduga pemilik situs.

06. Situs Jihad, selama ini terbukti sering dipakai oleh berbagai negara termasuk Indonesia, untuk alasan memerangi gerakan Jihad. Berdasar situs-situs jihad tak bertuan, pemerintah memburu orang-orang yang dikhawatirkan mempelajari situs tersebut untuk tujuan kekerasan. Pemerintah mengira, salahsatu faktor terbesar yang mempengaruhi pelaku teror adalah adanya situs Jihad.

07. Bagaimana jika ada kelompok jahat yang sengaja menjebak mantan-mantan pejuang Mujahidin Afganistan asal Indonesia dengan mengaitkan nama-nama mereka ke dalam situs itu? Sungguh memprihatinkan. Apalagi jika nama-nama DPO polisi dicantumkan sebagai pemilik sebuah situs jihad. Hasilnya bisa diduga: DPO tidak akan tahu namanya ada di sana. Bahkan jika tahu pun, mereka tidak berani keluar dari persembunyiannya. Sementara, aparat dan masyarakat sudah terlanjur kena brainwash bahwa para DPO itu sebagai pemilik situs jihad. Sadis ya.

08. Kita masih ingat, sebuah situs di multiplay.com yang konon dibuat oleh Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath? Dalam situs gadungan ini, sederet nama tokoh-tokoh Islam didaftarkan sebagai penggerak Dewan Revolusi Islam. Mulai Abu Bakar Baasyir, Ahabin Rizieq, Hasyim Muzadi, KH Makruf Amien, hingga Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Ada nama Munarman, Eggy Sudjana, Jose Rizal, KH Cholil Ridwan, Ali Mochtar Ngabalin, Abi Jibriel, Ahmad Sumargono, dll. Seluruh tokoh yang selama ini dikenal vokal terhadap pemerintah, dimasukkan ke dalam situs itu. Meski keluarnya situs ini sempat dibahas panjang lebar di sebuah TV swasta, syukurlah isunya tidak sampai membunuh salahsatu orang yang ada di dalamnya.

09. Situs Tauhid wal Jihad, terbukti bisa menewaskan Sigit dan Hendro. Terbunuhnya mereka berdua diakui sendiri oleh polisi, terkait gerakan jihad di situs itu. Padahal, belum diketahui benar, apa benar Sigit menjadi pemimpin situs itu.

Jakarta, 18 Mei 2011

Penulis: Mustofa B. Nahrawardaya

————————————————————————————-
Tambahan:
Tulisan diatas bisa kita jadikan sebagai bentuk kehati-hatian kita dalam mengunjungi situs-situs Jihad yang ada, karena bisa jadi situs-situs Jihad yang beredar sebagiannya adalah buatan para intelijen dalam mencari tumbal demi mendapatkan dollar dari negara penjajah Amerika Serikat.

 

 

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: