Beranda > Forum Islam Al Busyro, Mujahidin Tamanjeka Nusantara, Release From Mujahideen > Update: Catatan ‘Iedul Adha 1433 H, Mujahidin Tamanjeka Nusantara

Update: Catatan ‘Iedul Adha 1433 H, Mujahidin Tamanjeka Nusantara

Bismillahirrahmanirrahim

Jum’at, 26 Oktober 2012 kali ini bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1433 H dimana Kaum Muslimin seluruh Dunia merayakan Hari Raya ‘Iedul Adha. Seluruh Kaum muslimin di manapun mereka berada berduyun-duyun menuju ke lapangan dan tempat-tempat diadakannya Sholat ‘Ied sambil mengumandangkan Takbir, Tahmid dan Tahlil.

Begitupun juga dengan Para Mujahidin Tamanjeka Poso yang saat ini sedang beribath menunggu musuh-musuhnya dari Kaum Murtadin Densus 88 dan antek-anteknya yang sangat begitu Pengecut yang hingga hari ini sama sekali tidak berani menghadapi Para Mujahidin di Tamanjeka dan sekitarnya dan beraninya hanya menangkap para penduduk baik-baik yang tidak bersalah, karena hingga berita ini diturunkan mereka telah menangkap (bahasa mereka : memeriksa) sedikitnya 3 penduduk Dusun Tamanjeka dan 7 penduduk Ueralulu. Para Mujahidin Tamanjeka pun mereka merayakan Hari Raya ‘Iedul Adha al-Mubarok insya Allah dengan kegembiraan dan kesabaran.

Bagi beberapa Mujahidin, kesempatan ‘Ied kali ini mungkin menjadi yang pertama kalinya Sholat ‘Ied dengan dikawal oleh Pasukan Bersenjata M16 dan yang lainnya dengan suasana penuh haru dan sangat berkesan di dalam hati bisa berlebaran dengan Para Mujahidin lainnya dari seantero Nusantara.

Pada kesempatan ‘Ied kali ini, sang Khotib mengemukakan tentang Kondisi Ummat Islam hari ini yang mana laksana Buih di Lautan dimana Kaum Muslimin jumlahnya banyak dan sangat banyak akan tetapi tidak memiliki bobot sama sekali, tidak memiliki Izzah (kemuliaan) sama sekali, Kaum Muslimin dengan sangat mudahnya dihina Nabinya, dibantai, didholimi, diperkosa, diperlakukan semena-mena dan sesukanya oleh orang-orang Kafir dan para antek-anteknya, dimana hal ini juga telah dijelaskan secara Gamblang oleh Rasul kita Muhammad SAW 14 abad yang lampau, bahwa yang menjadi sebab terjadinya itu semua adalah karena Kaum muslimin telah sedang terkena Penyakit Al-Wahn, yaitu Cinta Dunia dan Takut Mati, atau dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa artinya adalah Cinta Dunia dan Enggan untuk Berperang.

Sang Khotib juga mengutip sabda Nabi SAW dimana apabila Kaum Muslimin sudah meninggalkan Jihad fie Sabieillah dalam artian berperang di jalan Allah, maka niscaya Allah akan memberikan Kehinaan kepada Kaum Muslimin sampai mereka kembali menapaki Jalan Jihad ini, oleh karenanya satu-satunya Solusi Utama dari keterpurukan, kehinaan dan kemunduran Ummat Islam hari ini adalah hanya dengan mengerjakan Amalan Jihad fie Sabielillah.

Tak lupa lupa Sang Khotib juga mengajak kepada Kaum Muslimin sekalian untuk bisa ikut berpartisipasi dalam Jihad ini, karena sesungguhnya hari ini Perang Salib telah ditabuh oleh Panglima Kafir Bush yang kemudian dilanjutkan oleh Obama, maka hendaknya seluruh Kaum Muslimin juga ikut berpartisipasi membantu Pasukan Muslimin dalam Perang Salib ini. Sang Khotib juga menambahkan, bagi mereka Kaum Muslimin yang belum Allah berikan kesempatan untuk bisa terjun langsung berperang di Medan Laga bersama Para Mujahidin, hendaknya mereka berwasilah (bermohon kepada Allah dengan wasilah / perantara) dengan memperbanyak amalan-amalan kebaikan yang mendukung Jihad dan Mujahidin dengan tetap dan harus mengazzamkan diri untuk bisa pergi berhijrah dan berperang bersama Para Mujahidin fie Sabilillah hingga Allah Ta’ala akan melihat amalan-amalan mereka dan mengabugerahkan kepada mereka rizqi Jihad dan Mati Syahid insya Allah. Allahu Akbar…!!!

Tak terasa Khutbah tersebut membuat hati Para Mujahidin Tamanjeka merasa tersentuh sekali dan membuat hati ini rasanya sangat terenyuh, dan tak bisa dibendung lagi, air mata haru pun tumpah-ruah membanjiri hampir seluruh Jamaah Mujahidin Tamanjeka. Tak hanya itu, rasa haru pun juga menyelimuti mereka di saat mereka kemudian berdiri bersalam-salaman dan berpelukan satu sama lainnya.

Subhanallah… Allahu Akbar…!!!

Sebagaimana Kaum Muslimin lainnya, biasanya mereka memiliki Menu Istimewa di Hari Lebaran, tak ketinggalan Para Mujahidin Tamanjeka, mereka juga memiliki Makanan Istimewa kali ini, suatu Menu Spesial yang jarang ataupun mungkin belum mereka nikmati sebelumnya, yaitu Jamur Tiram dan Abon Ikan. Alhamdulillah dengan idzin Allah malam harinya Para Mujahidin mendapati di sebuah Pohon Tumbang ada Jamur Tiram yang rasanya tiada duanya, padahal kesehariannya mereka hanya makan nasi dan garam atau dengan tumbuhan-tumbuhan hutan lainnya yang bisa dimakan.

Oleh karenanya, Fabiayyiaalaai Robbikumaa tukadzibaan…??? Dengan nikmat Rabb mu yang mana lagi yang kalian Ingkari…???

Sebuah Kehidupan yang sangat Sederhana dan sebuah Tauladan yang bagus jika dibandingkan dengan kondisi sebagian Kaum Muslimin yang asyik dengan Penghidupan mereka yang mereka khawatirkan hilangnya, ataupun keluarga yang mereka khawatirkan ketiadaannya. Semoga ini bisa menjadi renungan kita bersama.

Demikian reportase kali ini, semoga bisa bermanfaat, salah khilaf mohon dimaafkan.

Jangan lupa untuk selalu mendoakan Para Mujahidin di manapun mereka berada, khususnya yang berada di Nusantara ini.

Ingatlah,,, Kemenangan itu adalah Anugerah Allah, tugas kita hanya Berbuat, berbuat dan berbuat… Beramal, beramal dan beramal…

“Dan Beramallah, niscaya Allah, Rasul-Nya dan orang yang Beriman akan melihat amalan kalian”

Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar…

Poso, Sabtu 27 Oktober 2012

=======================

AMZ melaporkan untuk THORIQUNA

=======================

Source: Forum Islam Al-Busyro

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: