Tha’ifah Manshurah adalah Kelompok yang Berperang

 

1-  عَنْ جَابِرٍ بن عبد الله، يَقُولُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ قَالَ فَيَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَقُولُ أَمِيرُهُمْ تَعَالَ صَلِّ لَنَا فَيَقُولُ لَا إِنَّ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ أُمَرَاءُ تَكْرِمَةَ اللَّهِ هَذِهِ الْأُمَّةَ

(1) Dari Jabir bin Abdullah RADIYALLAHU ‘ANHU, berkata: Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM bersabda:

“Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang berperang membela kebenaran, mendapat pertolongan Allah hingga datangnya hari kiamat.” Beliau berkata, “Kemudian akan datang Isa putra Maryam AS , lalu pemimpin mereka berkata (kepada Isa AS ), “Kemarilah, silakan Anda mengimami kami shalat.” Lalu Isa AS menjawab, “Tidak, sesungguhnya sebagian kalian adalah pemimpin bagi sebagian yang lain, sebagai penghormatan dari Allah kepada umat ini.” (HR Muslim) [1]

2-  عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ حَتَّى يُقَاتِلَ آخِرُهُمُ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ

(2) Dari Imran bin Al-Hushain RADIYALLAHU ‘ANHU, berkata: Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM bersabda:

“Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang berperang membela kebenaran dengan mendapatkan pertolongan Alah dalam menghadapi orang-orang yang memusuhi mereka, hingga orang yang akhir dari mereka memerangi Dajjal.” (HR Ahmad) [2]

3-  عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

لَا تَزَالُ عِصَابَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى أَمْرِ اللَّهِ قَاهِرِينَ لِعَدُوِّهِمْ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ وَهُمْ عَلَى ذَلِكَ.

(3) Dari Uqbah bin Amir RADIYALLAHU ‘ANHU, berkata: Aku mendengar Rasullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM bersabda:

“Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yag berperang karena perintah Allah. Mereka dimenangkan Allah atas musuh mereka. Tidak memberi madharat kepada mereka orang-orang yang menyelisihi mereka, hingga datang hari kiamat dan mereka di atas yang demikian itu.” (HR Muslim) [3]

4-  عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ:

لَنْ يَبْرَحَ هَذَا الدِّينُ قَائِمًا يُقَاتِلُ عَلَيْهِ عِصَابَةٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ

(4) Dari Jabir bin Samurah RADIYALLAHU ‘ANHU, berkata: Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM bersabda:

Akan senantiasa tegak agama ini, di mana ada segolongan dari kaum muslimin yang berperang untuk membelanya hingga hari kiamat.” (HR Muslim) [4]

Hadits-hadits tersebut menunjukkan bahwa Tha’ifah Manshurah yang dipuji Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM, di antara syaratnya adalah berperang di jalan Allah untuk memenangkan agama-Nya.

Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa golongan ini akan senantiasa tegak, dan tidak akan terputus selama-lamanya (… لا تزال طائفة…)  “akan senantiasa ada segolongan…”. Kelompok ini tegak di atas kebenaran, maknanya mengikuti Salafush Shalih, mengambil petunjuk dengan petunjuk Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta menolak segala bid’ah. Kelompok ini benar-benar orisinil (asli dan murni) dalam menisbahkan dirinya kepada kebenaran.

Adapun pendapat banyak ahlul ilmi dari kalangan Salafush Shalih bahwa Tha’ifah Manshurah adalah ahlul hadits, maka makna ini adalah benar. Maksud pendapat mereka, golongan tersebut berada di atas i’tiqad (keyakinan) atau akidah Ahlul Hadits, dan akidah mereka adalah akidah yang paling selamat dan paling sesuai dengan ilmu yang benar.

Berkata An-Nawawi RHM : “Berkata Ahmad bin Hambal RHM , “Kalau mereka bukan Ahlul Hadits, maka aku tidak tahu lagi siapa mereka.’.”[5]

Berkata Al-Qadhi Iyadh RHM. , “Hanyasanya yang dikehendaki Ahmad adalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan orang-orang yang i’tiqadnya di atas mazhab Ahlul Hadits.”[6]

Berkata Ibnu Taimiyah RHM dalam fatwanya tentang wajibnya memerangi Tartar –ketika menyebutkan Tha’ifah Manshurah– : “Adapun tha’ifah (kelompok) yang berada di Syam, Mesir, dan sebagainya, maka mereka pada saat ini sedang berperang untuk mempertahankan dan membela agama Islam, dan mereka adalah manusia yang paling berhak termasuk dalam Tha’ifah Manshurah yang disebutkan oleh Nabi SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM .” (Majmû` Fatâwâ: XVIII/253)


[1]. HR. Muslim : Al-Imarah no. 173, Al-Iman no. 247, Abu ‘Iwanah : Al-Jihad 5/105, Ahmad 3/345,384, Abu Ya’la dalam Musnad 4/59 no. 313, Al-Baihaqi : Al-Jihad 8/180.

[2] . HR. Abu Daud : Al-Jihad no. 2484, Ahmad 4/429,437, Al-Laalikai dalam Syarhu Ushulil I’tiqad 1/111 no.168,169, Al-Hakim : Al-Fitan wal Malahim 4/450, hasan bisy syawahid.

[3]. HR. Muslim : Al-Imarah no. 176, Abu ‘Iwanah : Al-Jihad 5/108, Ath-Thabrani dalam Al-Kabir 17/314, Al-Hakim : Al-Fitan wal-Malahim 4/456.

[4] . HR. Muslim : Al-Imarah no. 172, Abu ‘Iwanah : Kitabu Jihad 5/105, Ahmad 5/105, Al-Thabrani dalam Al-Kabir 2/240, 248, 250, 265, 269, Al-Hakim :Al-Fitan wal-Malahim 4/449.

[5] . Diriwayatkan oleh Al-Khatib Al-Baghdadi dalam Syarafu Ashabil Hadits no.48, Al-Hakim dalam Ma’rifatu Ulumil Hadits no. 27 dan sanad Al-Hakim disahihkan imam Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 13/293.

 

[6] . Syarhu Shahih Muslim 13/67.

 

 

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: